var id = "6cfd8f8c69446b8585b4c74cfb12c08a1b08ae4a"; class="archive tag tag-lulus tag-90 no-slider content-r" layout='2'>

lulus tagged posts

Lulus Wejangan, Lanjut S2 Atau Kerja?

Memang keputusan untuk menempuh studi S3 adalah keputusan nun membawa konsekuensi jangka berjarak, oleh karenanya harus dipikirkan dengan baik dan berhati-hati. Dari gambaran yang hamba jelaskan dalam tulisan hamba, Bapak dapat melakukan mapping antara potensi manfaat nun diperoleh ketika mendapatkan menggelar doktor dan proyeksi saksi pemanfaatannya dalam lingkungan kerja Bapak.

Jika dipandang dari sisi ini, mungkin melanjutkan tafahus adalah opsi yang bertambah “aman”, tetapi seberapa tenang, kita juga tidak tahu. Buat saya embel doktor…tidak menarik…. bila yg mempunyai gelar tersebut tidak siap mengaplikasikan ilmunya di dunia nyata…. karena saya ingin sekali kuliah S2 akan tetapi saya terkendala dengan tanggungan istri dan biaya hutang rumah. dan biaya2 itu hanya saya dapatkan dari pekerjaan saya saja.

Saat ini saya mempunyai motivasi serta semangat yang sangat bergairah untuk melanjutkan studi S3 saya, saya sangat berkeinginan membuat orang-orang tua saya bangga kepada apa yang saya raih. Saya saat ini segera menyelesaikan Studi S2 dalam salah satu perguruan tinggi di Bandar Lampung. Selain sebagai mahasiswa, saya adalah personel Bintara Polri aktif. Saat saya menjalani uraian S1 dan S2, saya mengharuskan membagi waktu beserta sangat baik serta teliti antara keluarga, kedinasan dan kuliah.

Yang terpenting dalam hal ini, menurut hamba, adalah kejujuran pada bangun sendiri. Perhitungan, pertimbangan, serta mapping yang dilakukan tidak sampai diwarnai oleh interest tersembunyi, yang dapat melahirkan bias-bias dalam keputusan yg diambil nantinya. Namun dibalik itu semua, terdapat kurang lebih dilema bagi saya sempang lain yaitu saya ialah Personel Polri dengan jabatan Bintara di kedinasan, tidak banyak personel level bintara yang menempuh jenjang study S3.

Pada beberapa teknik, saya harus dihadapkan di dalam jadwal serta kewajiban dengan mengharuskan untuk memilih preferensi apa yang harus hamba utamakan. Tentunya sebagai anggota Polri saya sudah barangpasti harus mengutamakan segala profesi kedinasan terlebih dahulu. Singkat cerita, saya dapat mengoyak segala ketertinggalan dan menyimpan kuliah tanpa mengenyampingkan tusi saya di kedinasan. Kata putus untuk tetap stay sbg pramugari atau melanjutkan penggemblengan akan sangat tergantung pada rencana mbak Oke di masa depan, terutama dikaitkan dengan kondisi yg padahal tidak jelas seperti tersebut. Nampaknya bisnis transportasi serta pariwisata termasuk salah satu yg terpukul paling muluk, dan kita tidak tau kapan situasi ini habis.

Dengan penuh kejujuran, selain untuk mendapatkan ilmu baru dari unknown areas dan kedalaman pada riset saya kelak, saya sangat mengharapkan rencana study itu dapat berpengaruh pada Pembinaan Karir saya. Tetapi saya melihat ada batasan – batasan terhadap saya didalam mengaplikasikan ilmu yang telah saya dapat dari enyaman pendidikan. Pak Lukito, sungguh saya bisa mendapatkan keyakinan serta kemantapan dalam menjemput keputusan untuk melanjutkan tafahus S3 sedangkan pengaruh saya tidak terlalu optimal didalam kedinasan?

Read More